Review Angel Stone - Game ARPG Santai dengan Konsep 'Darkness' yang Konsisten

Game Review - achmadfaizal - Aug 4, 2015

  1. Tổng

    8.3/10

    Graphic
    Sound
    Game Play

    Playtoko.com - Sebagai gamer sejati, pastinya kamu tahu judul game Diablo, kan? Game yang cukup banyak menginspirasi game mobile masa kini tersebut juga diikuti oleh 'Angel Stone' dengan karakteristiknya tersendiri. Game action RPG ini tidak terlalu mainstream kok.

    [​IMG]

    Action
    dan Role Playing Games ( RPG ) adalah dua genre yang sangat mantap dan memang terbukti banyak diminati banyak pemain di platform game apapun, termasuk mobile. Apalagi jika digabungkan menjadi ARPG , kita bisa lihat berbagai judul game mobile yang pasti sudah tidak asing lagi di telingamu seperti seri Zenonia , Darkness Reborn , dan Kritika dari Gamevil. Lalu ada juga sebuah game yang baru-baru ini dipasarkan oleh LINE , yakni Dragonica Mobile yang dikembangkan oleh PlayPark berhasil menarik banyak minat masyarakat Indonesia.

    Berbicara soal game ARPG yang dipasarkan oleh LINE, ada satu lagi game keren yang merupakan game kedua dari Fincon berjudul Angel Stone . Sebelumnya Fincon juga pernah merilis sebuah game RPG dengan gaya chibi 3-dimensi berjudul Hello Hero. Melihat game Hello Hero yang cukup berkarakter, rasanya Fincon tahu benar bagaimana cara memberikan identitas tersendiri pada produk game mobile-nya. Namun bagaimana dengan Angel Stone? Ada banyak unsur yang perlu kita bahas pada kesempatan kali ini.

    [​IMG]

    Pertama-tama mari kita lihat dari segi visualnya terlebih dahulu, karena pada dasarnya gamer pasti akan menilai sebuah game secara sekilas melalui visualisasi game yang meliputi gaya gambar, animasi, sudut pandang kamera, dan detil gambar yang lebih terperinci. Bila melihat dari video trailer promosinya yang pernah kami kabarkan pada bulan Maret lalu, saya sangat salut dengan keberanian sang pengembangnya dalam menampilkan karakter wanita yang sangat tangguh, lincah, dan penuh aksi akrobatik layaknya game action Devil May Cry. Padahal video tersebut hanyalah sebuah media promosi, bukan penggambaran kenyataan gameplay-nya.

    Tidak lama kemudian muncul sebuah video gameplay yang diunggah oleh tim Fincon pada bulan Mei lalu, saya cukup terkesima dengan konsep awal yang ditawarkan oleh Angel Stone. Hingga akhirnya kini kita semua bisa rasakan game gratis ini di perangkat Android , iOS , dan di Facebook canvas, justru saya hanya merasakan kualitas game ARPG yang standar saja. Tidak berbeda jauh dengan game sejenis pada umunya, kita disuguhkan dengan sudut pandang kamera isometrik dan tampilan 3-dimensi dengan animasi gambar yang cukup ramai dan dapat memenuhi layar smartphone ataupun tablet yang kamu gunakan untuk bermain.

    [​IMG]

    Dengan mengusung sub-judul Rise of the Resistance, Angel Stone menggunakan tema darkness sehingga kamu akan merasakan nuansa game yang kelam secara keseluruhan, layaknya game Diablo (yang mungkin adalah inspirasi utama dari pembuatan game ini). Kalau sudah ke penggunaan tema, saya rasa hal ini akan kembali pada preferensi masing-masing pemain, karena ada gamer RPG yang menyukai nuansa chibi dengan warna terang seperti LINE Dragonica Mobile , atau tema fantasi penuh warna seperti Forsaken World Mobile , atau nuansa kelam seperti game ini.

    Pemilihan tema juga tentunya mempengaruhi desain game secara keseluruhan, dimulai dari latarbelakang cerita, karakteristik heroes, karakteristik monster, user interface, dan item-item di dalam game yang akan kamu temui. Di sini, ada tiga pilihan class dengan gaya tarung yang berbeda-beda, yakni Berserker, Gunslinger, dan Shadow Mage. Masing-masing class juga hadir dalam tampilan yang cukup shadowy demi mendukung konsep utama game-nya, cukup konsisten.

    [​IMG]

    Di samping kesamaan Angel Stone dengan game action RPG pada umumnya, game gratis ini menggunakan sistem kontrol yang sedikit berbeda. Tetap bisa dikatakan hack and slash karena kamu akan didatangkan dengan kumpulan monster bertubi-tubi dan semuanya dapat dihadapi dengan mudah, namun kamu tidak akan menggunakan dual joystick virtual di layar. Melainkan dengan cara point and click untuk berjalan – layaknya sebuah game MMORPG/MOBA di PC – dan shortcut skill yang dapat diaktifkan dengan cara menyentuhnya atau dengan menggunakan gesture yang telah ditentukan. Saya merasa cukup terhibur dengan sistem aktivasi skill dengan cara gesture seperti swipe ke atas untuk shortcut skill pertama, swipe ke bawah, kanan, dan kiri, masih jarang ada game ARPG seperti ini.

    [​IMG]

    Game ini juga merupakan sebuah game dungeon crawler di mana kamu hanya akan diberikan user interface untuk kustomisasi karakter dan cukup dengan memilih dungeon mana yang ingin kamu masuki dan mainkan. Namun ada sedikit keunikan yang akan kamu temui sebelum mulai memasuki dungeon, yakni ada semacam pilihan jalan yang bisa kamu tentukan dari titik awal hingga titik akhir yang sudah dinantikan oleh boss pada level tersebut. Melalui penentuan langkah ini, kamu bisa berkesempatan untuk mendapatkan item, ekstra Gold, ataupun serpihan Angel Stone untuk mendapatkan skill baru.

    [​IMG]

    Grinding dan leveling tetap menjadi kunci utama agar dapat berprestasi. Ya, sistem perkembangan karakter di Angel Stone akan sangat dipengaruhi oleh kemana kamu melangkah dan seberapa banyak Gold yang kamu punya. Pasalnya, level skill-skill yang kamu miliki hanya akan berkembang secara manual dengan cara meng-upgrade-nya dengan menggunakan Gold. Tidak sulit sih, karena biaya upgrade skill juga tidak terlalu mahal. Dan Angel Stone juga sangat penting karena tanpanya kamu tidak akan bisa mendapatkan skill baru dan berkembang lebih kuat.

    Dari segi suara, tidak ada hal yang terlalu menonjol dari game ini. Malah saya terkadang merasa bosan karena musik yang digunakan baik pada saat di tampilan user interface ataupun pada saat melakukan raiding dungeon berulang-ulang dan terasa repetitif. Untungnya efek suara yang dihasilkan dari serangan karkater dan skill cukup terharmonisasi dengan baik dengan visualnya.

    [​IMG]

    [​IMG]

    Selebihnya, Angel Stone (mungkin) akan terasa sedikit lebih menyenangkan jika kamu melakukan raiding dungeon bersama teman-teman hero lainnya sebanyak 3 karakter sekaligus dalam satu tim. Alasannya adalah karena tingkat kesulitan yang kamu hadapi saat bermain secara party semakin tinggi sehingga kamu harus terbangun dari posisi santaimu agar sedikit lebih berkonsentrasi di dalam game. Jadi, jika kamu menyukai game bernuansa kelam seperti Diablo dengan tempo permainan yang cukup santai, kamu pantas koleksi game berukuran 1.1 GB ini di smartphone dan tablet kesayanganmu.

    Baca juga:



    angel stone, action, rpg, arpg, line, line dragonica mobile, hack and slash, dungeon crawling, fincon, diablo, forsaken world mobile, android, ios, game android, game ios, game mobile, game gratis, zenonia, darkness reborn, kritika

Share This Page