DeNA Targetkan Judul-Judul Game Mobile Nintendo Hasilkan Lebih dari 25 Juta Dollar!

Game News - naruto - Apr 6, 2015

  1. Playtoko.com – Ini cukup mengagetkan, namun pasca kerjasama antara Nintendo dan DeNA bulan lalu, CEO DeNA Isao Moriyasu menargetkan game-game mobile yang akan dikembangkan bersama Nintendo bisa hasilkan lebih dari 25 juta Dollar!

    Ini mungkin tidak terdengar baik, namun CEO DeNA Isao Moriyasu telah menyampaikannya secara terbuka. DeNA, salah satu pengembang dan perilis game mobile terbesar di Jepang, baru saja melanggengkan kerja samanya dengan Nintendo untuk memasarkan game-game mobile dengan franchise-franchise terkenal Nintendo – sebut saja Mario, Zelda, ataupun Donkey Kong.

    DeNA berkaca dari salah satu game mobile mereka yang paling sukses, yakni Kaito Royale, yang sanggup menghasilkan 3 milyar yen dalam satu bulan. Angka ini jika dikonversikan ke dalam USD, mencapai 25 juta dollar. Kaito Royale yang sangat terkenal sekaligus menghasilkan banyak uang sampai dibuatkan serial TV-nya. Ini tentu satu kesuksesan tersendiri bagi DeNA.

    [​IMG]

    “Kami belum berdiskusi dengan Nintendo mengenai target-target yang akan dicapai, namun dalam DeNA, game tersukses kami menghasilkan 3 milyar yen sebulan, dan kami ingin melampaui angka ini,” ujar Moriyasu. Yang menarik adalah, jika sebuah game mobile terutama menghasilkan uang melalui IAP atau microtransaction, ini tentu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Satoru Iwata, presiden Nintendo, yang akan berhati-hati terhadap isu ini.

    Sedangkan Kaito Royale yang merupakan salah satu game tersukses DeNA, memanen porsi uang terbesarnya dari IAP. Nintendo sendiri lebih berfokus pada kualitas, di mana mereka ingin memastikan bahwa game mobile yang akan dikembangkan tetap ‘ramah’ terhadap anak. Ini tentu saja dimaksudkan agar game mobile bercap Nintendo yang akan rilis tahun ini tidak melakukan moneymilking alias ‘memerah uang’ para pemain game dengan menggunakan metode pay to win secara abusif.

    Nintendo sendiri cukup lama mengulur-ulur isu mereka dengan smartphone sebagai bagian dari pasar mereka, meskipun ternyata telah terungkap fakta bahwa Nintendo telah berkomunikasi dengan DeNA sejak 2010. DeNA sendiri menginginkan pemasukan lebih selepas regulasi baru mereka di mana mereka mengubah fokus penjualan mereka, ditambah beberapa akuisisi, yang membuat kondisi finansial mereka turun.

    Bagaimana nasib game mobile hasil kerja sama Nintendo dengan DeNA? Saya tidak tahu pasti, dan semoga Nintendo tidak terjebak dalam perputaran uang yang banyak dilakukan dan dimanfaatkan oleh pengembang game mobile. Kita tunggu saja.

    Baca juga artikel-artikel terkait berikut:


    game android, game iOS, Nintendo, DeNA, game mobile, smartphone

Share This Page