Review Dust: An Elysian Tail - Kualitas Game Adventure Rasa PS4 dalam Genggaman Tangan

Game Review - achmadfaizal - Oct 12, 2015

  1. Tổng

    9.8/10

    Graphic
    Sound
    Game Play

    Playtoko.com - Game adventure berpenampilan side-scrolling memang sudah biasa, tapi animasi serangan combo game ini dijamin luar biasa. Dust: An Elysian Tail merupakan sebuah game mobile portingan dengan kualitas dan kemasan yang sama sekali tidak dikurangi dari versi PC dan konsolnya.

    [​IMG]

    Sebuah game adventure dengan kisah yang mendalam biasanya memang tidak begitu melibatkan banyak pihak. Dengan satu atau beberapa pemikiran kepala saja, segala imajinasi dan pesan cerita dapat tercurahkan dengan maksimal bahkan jika dituangkan ke dalam bentuk video game. Ditulis dan didesain oleh Dean Dodrill beserta rekannya Alex Kain, Dust: An Elysian Tail merupakan satu kemasan video game yang unik di abad ke-21 ini. Meskipun video game dengan grafis HD 3-dimensi semakin populer dan diminati banyak kalangan, game bergrafis 2-dimensi ini tidak kalah kualitasnya kok.

    Pertama kali dirilis ke Xbox Live Arcade di tahun 2012, game yang dikembangkan oleh Humble Hearts ini berhasil merambah beragam platform lainnya seperti PC, Linux, OS, PS4 , hingga akhirnya kini di perangkat iOS . Tanpa ada sedikitpun yang dikurangi, kualitas game yang makin populer saat mendarat di PS4 ini telah dibenamkan pada perangkat mobile dengan kualitas yang setara. Kamu bisa antisipasikan semua konten dan fitur dalam versi portingannya ini.

    Hal pertama yang membuat saya pribadi terpikat dengan Dust: An Elysian Tail tentunya adalah dari segi penampilannya. Awalnya jujur saja saya cukup ragu bila game ini pantas disejajarkan dengan game PS4 lainnya. Akan tetapi setelah mencobanya di iOS, presepsi saya salah 180 derajat. Animasi yang fluid dan kontras warna dunia yang menyejukkan mata berhasil menyita waktu saya berjam-jam untuk menikmati keindahan video game ini yang kini bisa dinikmati di genggaman tangan.

    [​IMG]

    Selain visualnya yang menarik, sebuah game adventure tentunya harus memiliki jalan cerita yang unik dan menarik untuk diikuti. Dikisahkan seorang pengembara bernama Dust yang kehilangan ingatan masa lalunya menjalani petualangan baru bersama sebuah pedang yang bernama Blade of Ahrah. Sebagai pedang sakti, pedang tersebut hanya dapat digunakan oleh penggunanya sesuai takdir (yaitu Dust) dan dijaga oleh seorang guardian bernama Fidget. Blade of Ahrah menyampaikan bahwa takdirnya bersama Dust akan memberikan penjelasan siapa, apa, dan mengapa Dust yang terpilih untuk menggenggam pedang tersebut.

    Sama seperti game adventure pada umumnya juga, kamu akan menikmati game berjalan seperti air mengikuti jalan cerita yang terjadi. Tapi ada satu hal yang harus kamu ketahui, Dust: An Elysian Tail memiliki keunikan tersendiri di mana kamu dapat memainkan beragam side quest lainnya jika tidak ingin cepat-cepat menamatkan game dengan memainkan quest utama. Kamu dapat temukan banyak NPC di desa dengan tanda daun hijau sebagai pemberi quest. Mungkin memang tidak terlalu penting, tapi imbalannya bisa jadi akan sangat membantu petualangan utamamu nantinya.


    Buat kamu penikmat game adventure atau RPG biasanya juga akan menyukai interaksi antar karakter di dalam game. Hal ini juga merupakan satu kelebihan yang dimiliki oleh Dust: An Elysian Tail dimana kamu dapat menikmati percakapan antar karakter yang terasa natural. Tiap karakter atau NPC yang kamu temui memiliki warna suara dan watak yang berbeda, hal ini tentu membuat game terasa semakin hidup.

    [​IMG]

    Berbicara soal side quest, memang cukup menyulitkan untuk bepergian kesana-sini dengan tampilan dunia side scrolling. Kamu harus repot melewati sejumlah area map secara horizontal untuk mencapai NPC yang dituju setelah menyelesaikan sebuah quest saja. Mungkin hal ini yang menjadi kelemahan utama sebuah game adventure yang kompleks namun diramu dalam tampilan side scrolling.

    Untungnya Dust: An Elysian Tail memiliki sistem kontrol yang fleksibel, terutama jika kamu bandingkan dari versi PC dan konsolnya dengan versi mobile-nya ini. Tombol-tombol virtual di atas layar memang tidak terlihat indah namun sejauh yang saya mainkan saya tidak pernah merasa tombol-tombol ini mengganggu penglihatan saya di dalam game. Kamu tidak akan menemukan masalah seperti musuh atau peti harta karun yang terhalang oleh jarimu sendiri. Atau kalau mau lebih nyaman kamu bisa gunakan MFi Controller untuk bermain.

    [​IMG]

    Kenyamanan sistem kontrol akan berpengaruh pada performa saat bermain. Pasalnya, Dust: An Elysian Tail merupakan game yang memiliki tempo permainan yang cepat. Kamu akan selalu bertemu dengan musuh dalam satu gerombolan, bukan satu atau dua unit saja. Tombol A untuk lompat, X untuk menebas, Y untuk membuat badai, dan B untuk mengeluarkan proyektil Fidget, keempat tombol tersebut akan selalu kamu gunakan secara berkesinambungan untuk menghasilkan rantai combo tanpa henti.

    Semakin banyak combo, semakin cepat naik level, dan game terasa lebih menyenangkan. Serangan combo bertubi-tubi di dalam game mobile ini bisa dikatakan sebagai salahsatu nilai jual terkuatnya. Tentunya akan ada kepuasan tersendiri saat kamu berhasil menebas banyak musuh hingga mencapai ratusan combo, dan kamu tidak akan menginginkan combo-mu terkena broken chain karena experience yang dihasilkan akan berkurang drastis.

    [​IMG]

    Sebagai game adventure bernuansa RPG yang kental juga, fitur perkembangan karakter di Dust: An Elysian Tail adalah hal penting yang harus kamu perhatikan juga. Pertemuan pertamamu dengan penjual item, si mysterious merchant, mungkin akan terasa mengejutkan dan tidak masuk akal.Jangan terlalu dipikirkan, karena semakin jauh kamu bermain kehadiran si merchant yang sangat acak akan membuat game terasa semakin tidak masuk akal. Yang penting, kamu dapat selalu mengakses suplai item walaupun kamu sedang bertualang jauh dari desa.

    Fitur crafting equipment di dalam game ini sayangnya tidak terasa begitu vital. Meskipun kelihatannya akan sangat kompleks jika kamu mengikuti setiap permintaan blueprint untuk membuat item baru, namun kamu tetap dapat bermain dan menumpas beragam jenis musuh tanpa khawatir persenjataanmu adalah versi lama ataupun tidak lengkap sama sekali. Hanya sebuah fitur untuk menambah variasi bermain, jika kamu suka.

    [​IMG]

    Kesimpulannya, Dust: An Elysian Tail merupakan sebuah game mobile portingan yang sukses mengantarkan segala aspek kualitas PC dan konsolnya ke dalam genggaman tangan. Game ini juga, menurut saya, berhasil memperkenalkan jenis game adventure yang unik: berpenampilan klasik namun tetap kompleks seperti game-game adventure RPG lainnya masa kini. Lebih praktisnya lagi, kamu dapat selalu mengubah tingkat kesulitan game di mana saja saat bermain. Tentunya opsi setting yang sangat membantu bagi kamu yang tidak terbiasa bermain game mobile dari versi PC dan konsolnya.

    Baca juga:


    adventure, rpg, ios, game ios, game ipad, game iphone, humble hearts, ps4, game mobile, game premium, dust: an elysian tail

Share This Page