Review Lamp and Vamp - Strategi Si Vampire Menuju Mansion Idamannya

Game Review - achmadfaizal - Jan 30, 2015

  1. Tổng

    7.3/10

    Graphic
    Sound
    Game Play

    Playtoko.com - Apa kamu pernah lihat vampire botak dengan impian untuk pindah rumah? Jangan biarkan si vampire terkena sorotan lampu di dalam perjalanannya pulang ke rumah!

    Sejak perilisan film pertamanya di tahun 2008 silam, The Twilight Saga mendapatkan banyak sekali respon, baik respon yang mendukung maupun yang menjatuhkan. Karya fiktif yang menceritakan tentang kisah asmara antara seorang vampire dan manusia biasa ini dicap tidak masuk akal hingga menimbulkan kesan bahwa vampire, makhluk mitologi penghisap darah, ini hanyalah makhluk bodoh yang tidak kuat menahan nafsu terhadap darah manusia dan kulitnya gemerlap bagaikan bola disko jika terkena sinar matahari. Namun berkat pencitraan para aktor dan aktris pemeran filmnya yang (katanya) super cantik dan super tampan tersebut, banyak gadis remaja yang menyukai sosok Edward Cullen , seorang vampire sok cool yang diperankan oleh Robert Pattinson .

    [​IMG]
    Vampire juga bisa bosan hidup di dalam peti matinya

    Menjadi orang tampan, putih, dan berbadan tinggi memang tidak mudah, banyak sekali wanita dan fans yang selalu penasaran dengan kehidupan saya Edward Cullen sang vampire. Di Lamp and Vamp tokoh utamanya juga seorang vampire.... namun tidak setampan pewaris keluarga Cullen dari film The Twilight Saga. Tapi kalau dari segi ketenarannya mungkin bisa disejajarkan karena si vampire di game mobile ini juga cukup tenar hingga menjadi buronan para Slayer alias pemburu vampire yang selalu rajin berjaga malam patroli di sekitar kota.

    Saya rasa lebih dari 50% dari keseluruhan konten game yang akan saya ulas kali ini sudah saya ceritakan melalui satu paragraf di atas. Namun intinya bukan di sana, ada keunikan tersendiri pada gameplay-nya yang harus kamu tahu lebih mendalam.

    [​IMG]
    Satu langkah lagi menuju kemenangan!

    Lamp dan Vamp merupakan sebuah game arcade dengan gameplay taktik a la roguelike , dimana ada banyak ubin-ubin dalam satu area tertentu dan para karakter yang terlibat di dalamnya memiliki kesempatan bergerak atau berpindah secara bergiliran (turn-based). Dalam ubin-ubin berbentuk heksagonal, kamu ditantang oleh GlobZ , sang developer game, untuk mengantarkan si vampire menuju rumahnya, atau lebih tepatnya: rumah idamannya. Kurang-lebih sesederhana itulah game ini dikemas. Walaupun terdengar sepele, tapi kamu tidak boleh menyepelekan tingkat kesulitan game strategi ini.

    Sesuai dengan judul game-nya, dan seperti kisah mitologinya bahwa vampire tidak kuat terkena sinar lampu/matahari (yang entah kenapa Edward Cullen masih bisa berlagak sok cool saat kulitnya gemerlap bagaikan artis dangdut saat terkena sinar matahari), kamu harus menghindari sorotan sinar lampu yang dibawa oleh para Slayer di dalam game ini. Tidak hanya Slayer, ada juga karakter lainnya yang rajin patroli malam seperti para pendeta/romo dan arwah baik.

    [​IMG]
    Kamu bisa lihat status si vampire dengan tekan ikon (?) saat bermain

    [​IMG]
    Kamu bisa dapatkan kesempatan Super Upgrade jika berhasil menyelesaikan satu area (5 level)

    Tapi tentunya sang vampire di dalam game yang berukuran kecil ini tidak tinggal diam dan hanya berpasrah dengan bantuanmu, ia juga memiliki kemampuan spesial. Si vampire dapat berubah wujud menjadi seekor kelelawar agar ia bisa melintasi rumah dan pepohonan dengan mudah. Ia juga bisa menjadi sesosok kabut yang kasat mata, sehingga siapapun tidak bisa melihat keberadaannya. Namun semua kekuatan ini memakan nyawa si vampire sendiri. Untuk memulihkan nyawa yang terpakai, kamu harus pintar-pintar menyelinap dekat para manusia yang berpatroli untuk menggigit dan menghisap darahnya. Segar!

    GlobZ juga berbaik hati bagi kamu yang memainkan Lamp and Vamp, setiap kali kamu berhasil menyelesaikan sebuah level, kamu akan diberikan kesempatan pilihan untuk upgrade sang vampire. Upgrade di sini bisa berupa: mengurangi syarat nyawa untuk menggunakan kekuatan berubah menjadi kelelawar atau kabut, menambah kapasitas nyawa vampire, atau meningkatkan pemulihan nyawa vampire sesampainya ia di rumahnya. Tapi... semua upgrade ini akan ter-reset apabila kamu mati di tengah-tengah level, dan jika kamu mati, maka kamu harus mengulang game dari awal....

    [​IMG]

    Jangan sedih dulu, guys! Di dalam game ini terdapat 20 level dalam 4 tema yang berbeda, dimulai dari sebuah desa berisi 5 level, menuju area pegunungan, dan seterusnya. Jika kamu berhasil menyelesaikan satu area dan kamu mati pada salahsatu level di area selanjutnya, kamu bisa memulai game dengan memilih mulai dari area mana yang ingin kamu mainkan, semacam sistem checkpoint di dalam game ini. Oh iya, kamu juga sebaiknya harus tahu apa tujuan akhir si vampire, yaitu sebuah mansion idaman yang kabarnya sedang diskon. Jadi kalau kamu berhasil menyelesaikan game ini, kamu akan menemukan adegan dimana si vampire tiba di mansion idamannya dan..... (kisah selengkapnya silakan kamu mainkan sendiri ya! Hehehe).

    Dengan gaya gambar pixelated yang unik, serta musik dan efek suara yang terdengar konyol membuat game ini cukup menghibur jika kamu mainkan di waktu senggang. Seperti yang saya sudah katakan, ukuran game-nya juga relatif kecil (tidak mencapai 50 MB ), sehingga tidak masalah jika kamu mengoleksi Lamp and Vamp di gadget Android dan iOS kesayanganmu. Tapi ada satu hal lagi yang perlu saya ingatkan: game ini tidak semudah yang kamu bayangkan! Perlu kesabaran tingkat tinggi agar bisa mencapai kisah akhirnya. Saya cuma bisa berpesan, "kalau kesal atau geregetan, jangan sampai lempar smartphone kamu ya."

    Semoga cepat sampai Mansion idaman!

    Baca juga:
    Download Lamp and Vamp
    [​IMG]



    roguelike, android, ios, game android, game ios, game ipad, game iphone, game baru, game mobile, game arcade, arcade, pixelated, game roguelike, wayward souls, lamp and vamp, twilight, the twilight saga, edward cullen, cullen, robert pattinson, vampire, strategi, game strategi, globz

Share This Page