Review Nibblers - Karakter yang Unik dalam Gameplay yang Kurang Inovatif

Game Review - achmadfaizal - Sep 15, 2015

  1. Tổng

    7.7/10

    Graphic
    Sound
    Game Play

    Playtoko.com - Kalau sudah bosan dengan burung lawan babi, mungkin kamu harus coba mainkan game ikan lawan kadal. Nibblers adalah game match 3 puzzle terbaru dari Rovio yang mungkin akan kamu suka, atau justru kamu benci karena gameplay-nya yang terlalu standar?

    [​IMG]

    Rovio nampaknya memang senang bermain dengan binatang, bukan dalam konotasi negative, maksudnya adalah binatang hampir selalu menjadi inspirasi dalam berbagai karyanya. Terutama jelas sekali pada seri game legendarisnya, Angry Birds , para burung dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat seperti peluru yang siap dilontarkan oleh ketapel raksasa. Dan untuk memberikan kesan dan ciri khas tersendiri, mereka membuat bad piggies menjadi warna hijau… tidak ada babi asli yang berwarna hijau.

    Begitu juga dengan game mobile yang satu ini. Setelah di bulan Juli lalu merilis sebuah game sekuel, Angry Birds 2, dengan cukup banyak tanggapan positif, kali ini Rovio memperkenalkan satu seri baru. Dinamakan Nibblers , kamu akan berkenalan dengan sekawanan ikan dan makhluk lain yang menyukai buah-buahan dan bergerak menginvasi daratan. Coral, tokoh utama berwarna ungu, bersama teman-teman ikannya harus menghadapi sekawanan kadal yang tidak suka bila buah-buahannya dimakan oleh para ikan.

    [​IMG]

    Dimulai dari kisah pembukanya saja saya sudah mendapatkan banyak pertanyaan yang mengganjal. Pertama, mengapa para ikan bisa dengan bebas menginvasi daratan dan suka makan buah-buahan? Lalu mengapa harus sekawanan binatang melawan binatang lainnya lagi (seperti para burung berlawanan dengan para babi di Angry Birds)? Dan kesannya tokoh utama di Nibblers justru adalah kawanan yang jahat, jelas sekali bukan salah para kadal jika mereka ingin menjaga sumber makanan mereka selagi para ikan memiliki sumber makanan yang lebih berlimpah di lautan. Sangat aneh.

    Well, hal ini mungkin dapat kita maklumi bersama dengan berkata, “namanya juga kartun”. Tapi di samping itu, ilustrasi karakter game ini mengalami banyak perbedaan bila dibandingkan dengan Angry Birds. Mulai dari Coral, merupakan ilustrasi dari Anglerfish (yakni ikan karnivora yang hidup jauh di kedalaman dan aslinya terlihat menyeramkan), yang dapat melupakan ingatan kita akan seramnya seekor Anglerfish. Dan kemudian ilustrasi pada para kadal yang memiliki fitur tubuh manusia antropomorphis seperti kaki dan tangan, tidak seperti bad piggies yang hanya berbentuk bulat.

    [​IMG]

    Dari segi cerita dan ilustrasi karakter memang ada banyak hal yang menarik di Nibblers, tapi mungkin tidak terlalu menarik dalam gameplay utamanya. Kamu akan memainkan sebuah game match 3 puzzle standar dengan tambahan tantangan berupa si kadal yang berada di papan puzzle . Sama seperti Candy Crush Saga , permainanmu dibatasi oleh giliran, bukan waktu. Dengan jumlah giliran yang terbatas, kamu harus dapat menyingkirkan sejumlah kadal di layar dengan cara membuat match bersebelahan langsung dengan si kadal.

    Semakin lama bermain, kamu akan menemukan beragam jenis objektif baru yang cukup menantang. Kamu akan menemukan berbagai jenis kadal yang berbeda dan tidak bisa disingkirkan hanya dengan match puzzle saja, melainkan dengan bantuan para Nibblers. Untuk dapat memanggil Coral dan teman-temannya, kamu harus membentuk match minimal 4 buah dan berbagai kombinasi match lainnya seperti 5 buah, bentuk huruf T, dan L. Lalu ada juga berbagai tantangan yang bertambah seiring berubahnya tema level yang kamu hadapi.

    [​IMG]

    Sejauh ini sudah ada 200 level yang tersedia di Nibblers dan kamu akan menemukan lokasi dan tema arena dan tantangan yang berbeda mulai dari pesisir pantai berpasir, menuju hutan yang hijau dan belumpur, dan seterusnya. Sebelum mulai berganti area, kamu akan menghadapi boss level yang hadir dengan beragam tingkat kesulitan. Sesulit apapun level yang akan kamu hadapi, saya yakin kamu tetap dapat menikmati game tanpa harus membeli nyawa dari penawaran IAP (in-app purchases) di dalam game.

    Kedengarannnya mungkin akan cukup membosankan karena kamu akan seringkali menemukan jenis level yang serupa. Dan memang benar membosankan, match 3 puzzle yang ditawarkan oleh Rovio ini memang sangat minim inovasi. Tapi setidaknya secara keseluruhan game ini terlihat sangat colorful dan menghibur tanpa meninggalkan kesan permainan yang bersifat kekanak-kanakan. Kamu juga dapat dengarkan efek suara pada kombinasi match bertubi-tubi seperti pada game Candy Crush Saga agar kamu dapat merasa lebih terhibur setelah susah payah memperhitungkan kombinasi yang panjang.

    [​IMG]

    Selain itu, Nibblers juga mungkin dapat memberikan keuntungan yang lain. Jika esensi game ini terapkan dengan baik pada anak-anak, kamu dapat mengajarkan anak-anak untuk suka memakan buah-buahan (entah bagaimana caranya). Atau mungkin pada dirimu sendiri, fitur sosial Facebook di dalam game ini dapat memberi banyak manfaat. Bukan cuma sebagai media ajang pamer skor, game yang sudah terhubung dengan akun Facebook berkesempatan untuk mendapatkan bantuan Bouncer si penghancur dasyat di dalam game, seperti pada gambar di bawah ini.

    [​IMG]

    Selebihnya saya dapat simpulkan bahwa Nibblers adalah satu inovasi Rovio dalam menawarkan game dengan karakter yang lebih unik namun tidak hadir dalam kemasan game yang menarik. Dengan penampilan game yang pasti akan disukai para penikmat game kasual , saya yakin Rovio dapat kembali memulihkan keadaan perusahaannya kembali setelah sempat terpuruk dengan pemecatan massal.


    Baca juga:


    nibblers, android, ios, game android, game ios, game mobile, rovio, angry birds, angry birds 2, candy crush saga, casual, kasual, puzzle, match 3 puzzle, game gratis

Share This Page