Review Tadpole Tap – Endless Runner Memangsa dan Dimangsa

Game Review - naruto - May 8, 2015

  1. Tổng

    8/10

    Graphic
    Sound
    Game Play

    Playtoko.com – Mau main game endless runner dengan berbagai hewan air, tantangan yang oke punya, dan dunia pixelated? Tadpole Tap akan mengajakmu menjaga hewan-hewan tersebut bertahan hidup di luar air sambil menangkap serangga!

    [​IMG]

    Kemarin saya sudah membahas game endless runner yang menjadi salah satu nominasi di International Mobile Gaming Awards 2015 berjudul Tower Slash, dan kini kita akan membahas game yang serupa. Kenapa endless runner lagi, sih? Ini agar kamu punya berbagai pilihan saat hendak mengunduh sebuah game endless runner, apalagi game tersebut didesain dengan pengaturan yang tepat dan fitur yang tepat.

    Game yang bakal kita kupas tuntas hari ini berasal dari studio pengembangan game bernama Outerminds , yang juga sedang mengerjakan game mobile berdasarkan YouTuber game terkenal, yakni Pewdiepie : Legend of the Brofist. Tadpole Tap menjadi game pertama yang mereka rilis untuk perangkat mobile, baik Android maupun iOS. Apa yang ingin ditawarkan oleh game bergenre endless runner ini, mengingat begitu banyak game mobile lain dengan genre yang sama?

    Setidaknya Tadpole Tap berbagi atmosfer yang sama dengan Tower Slash yang kemarin saya tulis ulasannya – elemen retro . Setidaknya Outerminds konsisten menggunakan atmosfer jadul karena game Pewdiepie mereka juga menggunakan elemen yang sama. Bahkan ketika saya menyebutkan bahwa Tadpole Tap adalah sebuah game endless runner, kamu tak akan mendapati satu pun karakternya berlari – mungkin terutama karena sebagian besar hewan air yang akan kamu gunakan nanti tidak memiliki kaki. Ya iyalah.

    [​IMG]
    Eits, nggak cuma delapan hewan yang bisa kamu mainin, lho!

    Tadpole Tap sendiri memasang premis utama mengenai melompat keluarnya hewan-hewan air dari habitat mereka. Ajaibnya, hewan-hewan dari kecebong, katak, belut listrik, sampai trilobit ini tidak butuh oksigen (yang larut dalam air ya, mereka nggak bisa bernapas di udara) untuk bertahan hidup – melainkan serangga. Tepatnya, mereka lapar. Serangga-serangga lezat tersebut bertengger di pepohonan, sehingga dengan organ tubuh seadanya, para hewan air ini akan melompat dan menangkapi serangga-serangga tersebut.

    Tetapi rantai makanan tetaplah rantai makanan, dan hewan-hewan air dalam Tadpole Tap ini tidak berada di puncak piramida sebagai predator – di dunia nyata juga demikian adanya. Jadi sembari ‘melompat’ keluar air, kamu harus membantu mereka kabur saat hujan, karena air akan menjadi pasang dan para piranha mengintaimu dari bawah permukaan. Jadi, kamu nggak cuma mencari serangga terlezat di puncak pepohonan (yang nampak sulit untuk digapai), namun juga bertahan hidup dari rasa lapar hewan lain. Memangsa dan dimangsa, itulah hukum rimba.

    Dari segi desain game, Tadpole Tap punya banyak kemiripan dengan game endless runner lain yang juga barusan dirilis untuk perangkat mobile, yakni Cooped Up yang tentu akan diulas oleh Playtoko juga. Bedanya, Tadpole Tap akan membuatmu melakukan tap di layar dengan presisi, karena pijakan buat hewan air yang kamu kendalikan kecil-kecil, entah berupa kuncup bunga, semak kecil, bahkan rerantingan yang rapuh.

    [​IMG]
    Datang seekor cebong... Hap, lalu menangkap!

    Pijakan yang berbeda di Tadpole Tap akan memberikan efek yang berbeda bagi karaktermu. Saat hari sedang cerah, kuncup bunga adalah pijakan paling oke, diikuti dengan semak yang perlahan turun seiring kamu menghabiskan waktu bertengger di sana, lalu ranting rapuh yang sebentar menghilang setelah kamu menginjaknya. Dengan ukuran pijakan yang kecil, tap di tempat yang tepat sangat menentukan hidup matinya karaktermu.

    Selain pijakan yang menantang, Tadpole Tap tak hanya menyediakan tampilan yang berulang. Semakin tinggi kamu mendaki, kamu akan menghadapi rintangan yang kian sulit. Terdapat bola-bola listrik yang bisa membuatmu kesetrum; baik bola-bola yang diam, bergerak kiri-kanan, sampai berputar-putar. Biasanya kalau kamu tidak tepat melakukan tap, bukannya nangkring ke tempat yang aman, malah mendatangi kematian dengan menyentuh bola-bola listrik itu.

    Nggak cuman itu aja, rintangan terberat kedua Tadpole Tap adalah... hari hujan. Saat hari hujan, kamu akan melihat air yang pasang di bawah layar, beserta peringatan bahwa kawanan piranha sedang mengintaimu. Saat hujan terjadi, berarti saatmu segera memanjat secepat mungkin sampai hujan berakhir. Ini membuat Tadpole Tap terasa segar dimainkan karena pergantian antara hari cerah dan hari hujan membuat game ini variatif, antara menegangkan dan mengasyikkan. Hari hujan punya kombinasi mautnya, yakni semak duri berwarna kecoklatan. Kalau kita menyentuhnya, badan karaktermu akan lengket selama beberapa detik – yang berarti rawan disantap para piranha.

    [​IMG]
    The piranhas are coming for you

    Jangan khawatir kalau cerita saya di atas mengesankan Tadpole Tap sebagai game yang sulit. Tenang, ini masih game kasual dan biasanya, saya lebih banyak mati karena ceroboh atau terburu-buru. Namanya juga lagi kelaparan cari serangga, ya. Game ini menyediakan lima macam power-up yang dapat kamu santap saat bermain, maupun kamu tambahkan durasi efeknya. Misalnya, Invicibility yang membuatmu kebal, serta Double Flies yang membuat hitungan tiap serangga yang kamu santap menjadi dua.

    Kombo efek yang saya suka dalam Tadpole Tap adalah Vegetation Spread dan Beetle Spread, karena yang pertama akan mengubah semua benda di atas air – termasuk bola listrik dan semak duri – menjadi pijakan yang aman, dan yang kedua membuat serangga muncul di semak – yang artinya, kamu tidak perlu menjulurkan lidah atau organ tubuhmu yang lain untuk menangkap serangga. Tinggal hinggapi saja semaknya. Untuk bertahan hidup, kombo yang mantap ya Invicibility dan Vegetation Spread, jadi nggak perlu khawatir lengket di satu tempat atau tergigit ikan karena kita bisa melompat ke pijakan manapun.

    Seperti yang sudah saya bilang, kita nggak hanya bisa menggunakan kecebong untuk bermain di Tadpole Tap. Sebagian besar hewan air yang lain dapat diakses dengan mengumpulkan DNA, namun ada pula hewan seperti kodok yang dapat kamu akses dengan menukarkan sejumlah serangga. Serangga yang kamu tangkapi ini menjadi in-game money yang juga bisa kamu beli sebagai IAP. Lucunya, meskipun dibesut sebagai Skin, hewan-hewan air ini punya kemampuan masing-masing yang dapat kamu tingkatkan. Kecebong misalnya, dapat kamu panjangkan lidahnya untuk meraih pijakan yang lebih jauh.

    [​IMG]
    Kumpulkan serangga, DNA, dan puzzle untuk mengakses berbagai fitur!

    Kalau kamu pecinta retro, Tadpole Tap menjadi salah satu pilihan yang tepat buat kamu, baik dari segi grafis maupun musiknya. Jujur saja, Outerminds bisa mengeksplorasi berbagai warna untuk environment-nya, atau mungkin mereka lebih mengedepankan desain tingkat kesulitannya. Kamu memang bakal membutuhkan waktu bermain lebih lama agar koleksi DNA mu dapat digunakan untuk mengakses karakter lain – lebih lama karena tempo permainannya juga tergolong lama, jika dibandingkan dengan Tower Slash yang sudah saya bahas kemarin. Ini memang berpotensi membuat kamu merasa bosan karena keinginan berganti karakter tak dapat bisa segera dipenuhi, tetapi coba deh kamu mendaki sampai lebih dari 100 meter, karena yang paling bisa dinikmati dalam Tadpole Tap ini adalah tingkat kesulitannya.

    Beruntungnya lagi, buat kamu yang nggak suka ngeliat iklan yang nongol gitu aja saat bermain, Outerminds mengemas iklan untuk game gratisnya ini dengan cakep, sehingga kamu nggak akan pernah sekalipun terganggu – kecuali kamu memilih menonton iklan video untuk memperpanjang hidup kecebongmu. Jadi, sudah siap melompat keluar dari zona nyamanmu di Tadpole Tap?

    Unduh Tadpole Tap untuk Android, gratis di sini

    Unduh Tadpole Tap untuk iOS, gratis di sini

    Baca juga ulasan-ulasan terbaru dari Playtoko lainnya ya guys:


    game android, game iOS, Tadpole Tap, kasual, endless runner, retro, Outerminds, Pewdiepie, gratis

Share This Page